bika ambon
(Pinterest)

Nama Bika Ambon: Kue Khas Medan dengan Sejarah Unik

Bika Ambon adalah salah satu kue khas Nusantara yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan berongga. Namun, ada satu pertanyaan yang sering muncul: Kenapa namanya Kue Emas, padahal berasal dari Medan?

Nama yang unik ini mengundang rasa penasaran banyak orang. Ternyata, ada beberapa versi menarik mengenai asal-usul penamaannya. Simak sejarah lengkapnya di sini!


1. Asal-usul Bika Ambon dari Inspirasi Kue Melayu

Sejarawan M. Muhar Omtatok mengungkapkan bahwa Bika Ambon terinspirasi dari kue tradisional Melayu, yakni bika atau bingka. Yang membedakan Kue Emas dengan bika Melayu adalah cara pembuatannya.

  • Bika Ambon menggunakan pengembang alami dari nira atau tuak enau, yang memberikan tekstur berongga khas.
  • Nama “Ambon” dalam Bika Ambon diduga berasal dari Jl. Ambon-Sei Kera, Medan, tempat pertama kali kue ini dijual.

2. Singkatan Amplas Kebon: Pengaruh Kolonial Belanda?

Pada zaman kolonial, masyarakat di daerah Amplas Kebon, Medan Timur, sering membuat kue bikang.

  • Kue ini kemudian dijual ke berbagai tempat di Medan dan semakin populer.
  • Warga Belanda dan Tionghoa di Medan pun menyukai kue ini, hingga akhirnya namanya berubah menjadi Kue Emas.
  • Konon, nama ini merupakan singkatan dari “Amplas Kebon” yang disingkat menjadi Ambon.

Insight Menarik : Hari Kesehatan Mental Remaja Sedunia


3. Ambon dalam Bahasa Medan Berarti Lembut?

Versi lain menyebutkan bahwa kata “Ambon” dalam dialek Medan memiliki arti “lembut”.

  • Ini merujuk pada tekstur Kue Emas yang empuk dan kenyal saat dikunyah.
  • Sayangnya, istilah ini sudah jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari di Medan.

Meski terdengar masuk akal, belum ada bukti konkret yang menguatkan teori ini.


4. Bika Ambon dan Hubungannya dengan Perantau Ambon?

Ada juga yang percaya bahwa Kue Emas dinamai dari seorang perantau asal Ambon.

  • Konon, orang tersebut membawa resep Bika saat merantau ke Malaysia.
  • Namun, tidak ada catatan sejarah yang bisa membuktikan keterkaitan antara Ambon dan asal-usul kue ini.

5. Eksperimen Kue di Jalan Majapahit, Medan

Salah satu cerita menarik datang dari kawasan Jalan Majapahit, Medan, yang terkenal dengan toko-toko penjual Kue Emas.

  • Seorang pengusaha keturunan Tionghoa bereksperimen membuat kue bika di rumahnya.
  • Setelah kue matang, ia meminta pembantunya, seorang warga Medan, untuk mencicipinya.
  • Dari situlah, nama “Bika Ambon” mulai digunakan, meskipun kisah ini masih sebatas legenda.

Insight Menarik : Mengapa Saat Lapar Menjadi Mudah Marah?


Mengapa Bika Ambon Begitu Populer?

bika ambon
(Pinterest)

Terlepas dari perdebatan tentang asal-usul namanya, Kue Emas tetap menjadi salah satu oleh-oleh khas Medan yang paling dicari.

Beberapa alasan kepopulerannya antara lain:

  1. Rasanya yang khas dan legit berkat penggunaan santan, gula, dan telur.
  2. Teksturnya unik dengan serat berongga, membuatnya lembut dan kenyal.
  3. Aroma khas dari daun pandan dan serai, yang menggugah selera.
  4. Daya tahannya cukup lama dibandingkan kue basah lainnya, cocok sebagai oleh-oleh.

Asal-usul yang Masih Jadi Misteri

Hingga kini, belum ada versi yang bisa benar-benar memastikan asal-usul nama Bika Ambon. Namun, satu hal yang pasti:

  • Kue ini adalah ikon kuliner khas Medan, bukan Ambon.
  • Namanya bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari lokasi penjualan pertama, singkatan nama tempat, hingga kebiasaan masyarakat setempat.

Apa pun asal-usulnya, Kue Emas tetap menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang patut dilestarikan.

Bagaimana menurutmu? Versi mana yang paling masuk akal tentang asal-usul Bika Ambon?

Baca lebih banyak artikel serupa di: resepdanmasakan.com